Buku ini saya dapat di sebuah galeri di kota Bandung pada saat pameran karya Lourdes Grobet yang terdapat dalam buku ini. Itu mungkin pameran terbaik yang pernah saya datangi. Lihat-lihat ke meja resepsionisnya, ternyata mereka menjual buku ini pada pameran tersebut. Buku ini merupakan campuran dari foto-foto hitam putih dan berwarna tentang Lucha Libre di Meksiko. Apa itu Lucha Libre? Dari essai-essai dalam buku ini dapat saya simpulkan bahwa Lucha Libre adalah sejenis olahraga wrestling seperti WWF di Amerika Serikat. Yang menarik adalah, sepertinya Lucha Libre sudah menjadi budaya pada masyarakat menengah kebawah Meksiko. Dalam buku ini saya mendapati bahwa para pegulat ini telah menjadi semacam pahlawan dan pelarian bagi masyarakat disana.Lourdes Grobet adalah seorang dokumentarian. Dia tanpa kenal lelah mendokumentasikan Lucha Libre ini, detil demi detil, tahun demi tahun. Ini membuktikan bahwa dia sangat passionate mengenai proyeknya ini. Passion inilah yang pada akhirnya muncul pada foto-fotonya dia, pada suatu bagian dalam buku diterangkan bahwa dalam prosesnya Grobet tidak mendapatkan pengakuan dari kalangan seniman mengenai proyeknya ini, tapi jangan salah rupanya komunitas yang terlibat dalam Lucha Libre justru merasa tertolong dengan kegigihan Grobet. Inilah yang membuka pintu Grobet sehingga intimasi mampu ditangkap tidak hanya melalui foto-foto saat pegulat bertarung, dibelakang panggung, tapi menembus hingga momen-momen personal antara pegulat, keluarga, dan penggemarnya.
Tapi yang menjadi nilai plus utama dari buku ini adalah essai-essai sebagai suatu konten pendamping dari foto-fotonya. Essai ini memberikan kita suatu sudut pandang orang dalam maupun latar belakang dari seluruh Lucha Libre ini. Jadi bagaikan membaca suatu buku biografi seseorang, melalui buku ini kita membaca mengenai biografi suatu budaya.
Mengenai dari kualitas cetakannya sendiri saya jujur saja kurang puas, ini terjadi karena saya telah melihat secara langsung cetakan pamerannya. Warna-warna dalam buku ini terasa hambar apabila dibandingkan dengan cetakan yang saya lihat dalam pameran. Beberapa foto portrait yang staged diselamatkan karena dicetak dengan kertas yang berbeda sehingga warna-warnanya lebih mirip dengan yang saya lihat di pameran. Satu lagi yang membuat saya terganggu adalah jilidan bukunya yang kurang kuat, saya dapat melihat bibit-bibit lepasnya halaman dari buku ini.
322 halaman
Published by: Trilce Ediciones/ Editorial Oceano de Mexico
Edisi 3, 2008
Wahh impian gw dari dulu, punya band speed, manggung pake topeng lucha libre hehee..
BalasHapusWah ide bagus tuh. Kenapa gua ga kepikiran ya.
BalasHapus