Love on The Left Bank merupakan salah satu buku yang berpengaruh pada perkembangan fotografi pada tahun ’50-an. Dengan gayanya yang tajam, snapshot, dan foto-foto yang grainy dan kontras, teknik ini belum konvensional pada jaman tersebut. Buku ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Ann yang berambut oranye dan memikat pria bernama Manuel hingga pria tersebut memutuskan untuk tinggal di sana untuk mendekati Ann. Pada saat itu Left Bank Paris adalah suatu tempat dimana komunitas kreatif Paris berkumpul dan bertempat tinggal sehingga merupakan latar belakang yang sempurna untuk foto-foto ini. Yang saya suka dari buku ini adalah fakta bahwa cerita dalam buku ini bukan suatu kisah nyata tapi Ed Van Der Elsken mengemasnya dengan menarik sekali, sehingga pada saat saya membaca beberapa kali pada awalnya percaya pada cerita yang disampaikan. Ann sendiri “diperankan” oleh Vali Myers, seorang seniman dari Australia. Foto-foto dalam buku ini diambil dengan sudut-sudut yang membuat kita percaya bahwa Ed Van Der Elsken adalah Manuel yang memang terlibat dalam lingkaran pergaulan tersebut. Satu hal lain yang saya suka adalah foto-foto dengan crop-crop wajah yang sangat rapat sehingga kita dapat merasakan langsung perasaan dari subyek yang difoto. Van Der Elsken juga banyak memotret suasana lingkungan di Left Bank Paris sehingga kita sebagai pembaca dapat merasakan mood dari lingkungan disana dan tidak hanya terpaku pada tokoh-tokohnya saja.
Kualitas cetakan dari buku ini juga sangat baik namun lay out dari buku ini agak membingungkan. Mungkin karena dia harus mengakomodasi jumlah foto yang sangat banyak. Saya agak terganggu dengan foto-foto yang diletakkan berdampingan pada halaman kanan dan kiri karena bagian putih dari salah satu foto memantul pada foto disampingnya. Hal ini membuat saya beberapa kali menyangka bahwa keduanya adalah satu foto padahal sebenarnya itu dua foto yang berdampingan.
Penerbit: Dewi Lewis Publishing
0 komentar:
Poskan Komentar